Cantik yang Punya Tata Krama

nansky potoworks

Aku tidak sedang mengenang masa lalu yang menyebalkan. Ketika rintik-rintik hujan membasahi sesuatu yang bisa diduduki manusia. Dan langkah-langkah-kecil mu menuju pulang perlahan menjauhi ku.

Selalu ada yang menjagamu dengan mata yang awas, takut diserempet mobil, kau itu kan gendut. Dan tapak-pijak-hati-hati karena trotoar terlalu licin untuk seseorang yang menawan, karena bukan hanya gerimis, bahwa lampu pinggir jalan yang jingga tak mau mengalah untuk juga menyirami-mu dengan cahaya.

Tersenyumlah, Nona. Ketika pagimu membaca ini semua. Meskipun aku sedang engkau benci dan dunia sedang tak enak hati. Ini adalah rindu. Seperti saat kita duduk ramai satu meja dan hanya mengunyah kudapan lalu bicara semaunya.

Ini tidak seharusnya ditulis dan dibaca semua orang. Tapi biarlah. Aku lahir di Sumatera. Terbiasa membereskan hal-hal dibelakang perkara. Sesuatu tentang rindu, harus dibiarkan mengudara, berubah jadi reaksi kimia, lalu pergi menemuimu yang sedang telungkup sambil membaca buku sastra.

Ini kutahu soal malu. Wajah-wajah yang aku lihat di seberang meja tak-kan sanggup kupadang lama. Itu adalah kau dan beberapa lainnya yang banyak bicara. Sesekali benda-benda diatas meja yang seharusnya milik-ku, kau ambil seenaknya. Hey, kau sedang ingin mengganggu-ku ya. Itu adalah cara kita berkomunikasi.

Cara berkomunikasi orang-orang yang sedang jatuh cinta, adalah dengan berkelahi.

Aku ingin sebaris barusan diketik pada sebuah lembar kerja, dengan font yang bagus dan diunggah ke instagram. Bubuhi namaku dibawahnya dengan jenis huruf yang sesuai. Iya, aku sedang bercanda. Tidak ada yang ingin membaca semua itu.

Tersenyumlah, Nona. Bahkan ketika sore mu pun ikut menyebalkan. Berdo’alah dengan bait-bait yang kau mau. Seperti saat kau mengucapkan apapun. Dengan logat yang aneh dan kadang bikin ngilu. Juga bikin rindu.

Tersenyumlah, Nona. Bahkan ketika itu terlihat menjijikan. Tapi yakinilah bahwa itu adalah sebuah alasan, ungkapan syukur dan juga katanya bikin sehat.

Karena senyum adalah tenaga, senyum adalah cahaya di wajah, cantikmu jadi punya tata krama.

Aku ingin sebaris barusan diketik pada sebuah lembar kerja, dengan font yang bagus dan diunggah ke instagram. Bubuhi sebuah nama, yang kadang mampir dalam do’a-do’a.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s